apakah manfaat puasa sunnah bagi kesehatan ?

Apakah manfaat puasa sunnah bagi kesehatan ?

1. Menjaga hati agar terhindar dari penyakit hati (sombong,iri hati, bangga diri, marah berlebihan, hobby bergunjing, suka memfitnah, suka pamer kebaikan/riya’)
2. Memelihara kesehatan kelenjar-kelenjar pencernaan, karena mengistirahatkan dan memberi kesempatan regenerasi sel-sel penghasil enzyme pencernaan.
3. Menormalkan tekanan darah
4. Meningkatkan daya tahan tubuh
5. Mendetoks berbagai racun secara reguler, tidak menunggu setahun sekali di bulan ramadhan
6. dll.

biasakanlah puasa senin kamis, tanggal awal bulan dan 3 hari pada pertengahan bulan, lalu laksanakan puasa-puasa sunnah dengan cara yang benar, insya Allah menyehatkan jasmani dan rokhani anda.

Keluhan saat puasa,badan lemah

Keluhan saat puasa,badan lemah

 

Seringkali ketika kita puasa merasakan beberapa keluhan, diantaranya adalah keluhan saat puasa,badan lemah. Umumnya,keluhan ini diakibatkan jumlah asupan sangat kurang atau lebih banyak mengkonsumsi karbohidrat, tetapi kurang protein, serat,dan kurang tidur atau justru terlalu babanyak tidur (kurang gerak) Solusinya, seimbangkan dan cukupkan komposisi makanan saat berbuka maupun sahur . Sediakan ekstra makanan untuk di makan setelah taraweh.pertahankan semangat selama puasa dengan meningkatkan ibadah wajib dan sunah. Meskipun berpuasa,tetap lakukan olah raga ringan menjelang berbuka . Penuhi pula kebutuhan tubuh untuk beristirahat , usahakan tidur 6,5 jam perhari.

 

 

Manfaat puasa,rejuvenasi

Manfaat puasa adalah Rejuvenasi

puasa bermanfaat sebagai rejuvenasi,yaitu peremajaan kulit dan organ tubuh serta perpanjangan harapan hidup. metabolisme lebih rendah, produksi protein lebih efisien
,meningkatnya sistem kekebalan, dan perbaikan produksi hormon berkontrobusi terhadap kesehatan secara umum. Keseimbangan hormon dapat mencegah penuaan danmembuat orang awet muda.

Puasa memberikan kesempatan kepada kelenjar pankreas mengeluarkan insulin yang menetralkan gula menjadi zat tepung dan lemak . Jika konsumsi makanan berlebihan, pankreas akan bekerja keras sehingga mengalami tekanan dan melemah.

berdasarkan penelitian Dr. Ronald Klaz,president Academy of Anti-Aging Medicine, puasa juga dapat meningkatkan kadar Human Growth hormone (HGH),yaitu hormon yang bermanfaat untuk membuat seseorang awet muda

Manfaat puasa, menjaga tubuh dari berbagai penambahan zat-zat berbahaya

Manfaat puasa, menjaga tubuh dari berbagai penambahan zat-zat berbahaya

Yang dimaksud dengan penambahan zat berbahaya adalah kelebihan kalsium,kelebihan protein,dan kelebihan lemak. Puasa bisa pula mencegah terjadinya tumor pada stadium
awal .Para ahli menemukan bahwa pertumbuhan sesuatu yang tidak normal dalam tubuh,seperti tumor dan sejenisnya yang tidak mendapat dukungan penuh suplai makanan
dalam tubuh lebih rentan terhadap autolisis. Pada orang berpuasa,pembentukan protein sel menjadi lebih efisien dan kesalahan coding lebih jarang
terjadinya karena adanya kontrol genetik DNA/RNA yang berperan dalam proses ini.

Berbekam saat berpuasa

Berbekam saat berpuasa

Ada beberapa pendapat tentang berbekam saat puasa.Dibawah ini pendapat-pendapat tentang Berbekam saat puasa.diantaranya :

Imam Bukhori membuat bab di dalam kitab Shohih-nya bab Al-Hijamah wa ‘I-Qoy’ li ‘Sho’im (berbekam dan muntah Ketika Berpuasa) .Bukhori tidak mengatakan bagaimana hukumnya, akan tetapi meyebutkan beberapa atsar yang terkesan  Seakan-akan ia berpendapat bahwa bekam dan muntah tidak meyebabkan batalnya puasa .Karena itu ,ia mengeringi hadits yang meyebutkan ,”orang yang membekam dan yang dibekam batal puasanya “, dengan hadis ,bahwa Nabi SAW berbekam ketika beliau berpuasa.” Para ulama salaf berbeda salaf berbeda pendapat mengenai permasalahan ini.

Imam Bukhori berkata dalam shohihnya ,”Ibnu Abbas berkata ,’Batalnya  puasa disebabkan sesuatu yang masuk , bukan sesuatu yang keluar .’ Ibmnu Umar ra juga biasa berbekam ketika berpuasa ,kemudian ia meninggalkan kebiasaan ini ,selanjutnya ia berbekam di malam hari .Abu musa juga berbekam di dalam hari .Di sebutkan dari sa’d ,Zaid bin arqom dan Ummu Salamah bahwa mereka berbekam pada saat berpuasa .Bukair berkata dari Ummu Alqomah ,”Dulu kami berbekam di hadapan Aisyah , kami tidak dilarang .” Diriwayatkan dari hasan dari beberapa perowi secara marfu ‘,’Orang yang membekam dan dibekam ,batal puasanya .’Iyasy pernah berkata kepada Saya ,”Abdul  A’la pernah bercerita kepada kami ,Yunus pernah berkata kepada kami ,dari hasan ,seperti itu.Ia ditanya ,Ucapan itu dari nabi SAW ?ia menjawab ,’ ya.” kemudian ia berkata , Wallohu a’lam

Ibnu Mundzir berkata ,” Salah satu yang membolehkan berbekam pada saat puasa anas ,Abu Said Husai bin Ali dan banyak ulama lain dari kalangan sahabat  dan tabi’in”

Ibnu Hazm berkata,” Hadits ,orang yang membekam dan dibekam , batal puasanya ‘,,adalah shohih , tidak diragukan lagi .Akan tetapi, kami juga menemukan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Said ,” Nabi SAW memberikan rukshoh berbekam bagi orang yang berpuasa “, dan isnadnya . Maka hadits inipun harus diikuti , karena rukhsoh itu diberikan selalu setelah adanya ketentuan yang ketat. Ini menunjukan bahwa hukum batalnya puasa karena berbekam telah dihapuskan (mansukh) , baik bagi yang membekam maupun yang dibekam .” sampai disini pernyataan Ibnu
Hazm

Semoga artikel tentang Berbekam saat puasa ini bermanfaat .Amien

KELUHAN PADA SAAT PUASA

KELUHAN PADA SAAT PUASA

Puasa adalah ibadah yang paling hebat dalam menyehatkan diri . Baik puasa sunnah apalagi puasa wajib memberi manfaat sehat yang luar biasa . Namun selalu saja ada orang yang malah jatuh sakit pada saat berpuasa . Saya sering menerima keluhan bernada protes karena dalam berbagai ceramah saya selalu mengatakan bahwa puasa itu menyehatkan . apa saja keluhan yang lazim terjadi, kenapa dan bagaimana mengatasinya .

1.    Pencernaan
a.    mual-muntah
–    biasanya terjadi pada hari-hari pertama puasa, akan hilang sendiri jika puasa diteruskan . Ini tidak berbahaya, bahkan merupakan Respons positif
–    solusi : selalu makan sahur, banyak minum air pada malam hari dan sahur, hindari makanan yang pedas dan asam, hindari minum es .

b.    diare
–    terjadi pada awal-awal puasa, akan berhenti sendiri, tidak berbahaya, merupakan Respons positif
–    solusi : makan sahur selalu diawali makan buah yang substansinya dingin seperti buah persik, pir, pepaya, melon dll. Cukup minum, terakhir makan 2 jam sebelum tidur, perbanyak makan buah dan sayur yang merupakan sumber utama micronutrient, vitamin dan mineral .

c.    sakit perut
–    pemeliharaan perut tidak dijalankan secara optimal, buka puasa terlalu banyak dan langsung makan sehingga tidak ada penyesuaian pencernaan setelah setengah hari dikosongkan, atau bisa karena makan makan pedas-pedas disertai kurang minum pada waktu sahur .
–    solusi : buka dengan yang hangat-manis, diikuti makanan kecil lalu sholat maghrib dulu, habis sholat baru makan besar, habis tarawih makanan kecil, jagalah kecukupan minum yaitu 30 cc/kg bb/hari

d.    sembelit
–    makan kurang sayuran (kangkung, bayam, daun singkong), kurang minum, makan daging berlebihan, kurang gerak terutama daerah perut dan terutama habis buka .
–    solusi : minum cukup, makan buka ada sayur hijau atau buah sebagai pelengkap, ikuti sholat tarawih karena gerakan rukuk dan sujud dapat membantu proses pencernaan .

2.    Otot dan Persyarafan
a.    badan lemah
–    jumlah makanan kurang sekali, atau makan tinggi karbohidrat kurang protein, kurang serat, kurang tidur, atau terlalu banyak tidur/kurang gerak .
–    solusi : makan buka maupun sahur diusahakan cukup dan komposisinya berimbang, ada extra makanan yg dimakan habis tarawih, pertahankan semangat selama puasa dengan meningkatkan ibadah wajib dan sunnah, lakukan olah raga ringan menjelang buka . usahakan tidur 6,5 jam per hari

b.    sakit kepala
–    penyebab berhenti mendadak minum kopi, kurang istirahat, kurang gerak
–    solusi : kurangi konsumsi kopi anda sejak beberapa hari menjelang puasa, perbaiki istirahat dan lakukan aktifitas seperti biasa .
c.    daya pikir menurun
–    kurang makan, kurang tidur, kurang semangat puasa,
–    solusi : perbaiki jumlah makanan, tidur usahakan 6,5 jam perhari, tingkatkan semangat puasa dengan memperbanyak amal sosial dan amalan sunnah .
d.    nyeri otot
–    kekurangan vitamin atau mineral tertentu,
–    mengatasinya : perbanyak makan buah-buahan dan sayur, jika belum memuaskan minumlah food supplement yang halal
3.    Fungsi Ginjal dan saluran kencing
a.    kencing terlalu sedikit dan kental
–    penyebab : kurang minum, makan daging berlebihan
–    mengatasinya : perbanyak minum, daging/sayur/buah/makanan pokok dimakan dengan komposisi berimbang
b.    sakit pinggang
–    penyebab : mobilitas yang kurang
–    mengatasinya : perbanyak sholat sunnah, jangan mengurangi aktifitas selama berpuasa

4.    Penyakit-penyakit yang tidak boleh puasa
a.    Orang dengan status gizi buruk
b.    Penderita kencing manis dalam 2 masa puasa sebelumnya mengalami penurunan kadar gula yang drastis, kencing manis dengan kadar gula darah lebih dari 300 mg/dl, atau yang terapi insulin injeksi lebih dari dua kali per hari.
c.    Orang yang baru sembuh dari sakit/pemulihan. Puasa bisa dilakukan asalkan dibawah pengawasan dokter/tabib yang mahir.
d.    Penderita penyakit infeksi kronis, penderita kanker dengan penurunan kondisi     umum, penderita anemia berat, penderita gangguan penyerapan/malabsorpsi pada usus .
e.    Penderita gagal ginjal
f.    Penyakit lain yang pengobatan utamanya memberi tambahan makanan .
Semua penyakit-penyakit diatas boleh puasa namun proses puasanya dilakukan bertahap dan dibawah pengawasan dokter/thabib yang mahir. Oleh karena itu, bagi mereka yang menderita penyakit yang tidak diperbolehkan baginya berpuasa, hendaknya berobat kepada dokter/tabib mahir agar dapat segera tertolong sehingga dapat mereguk kenikmatan berpuasa.
g. Wanita hamil tidak wajib berpuasa dan sebagian besar Ulama sepakat yang bersangkutan cukup membayar fidyah saja, maka jika merasa puasa yang dilakukannya akan mengganggu kesehatannya/aktifitasnya/mengganggu perkembangan janinnya maka sebaiknya tidak berpuasa, dan diganti dengan membayar fidyah .

Semoga artikel mengenai KELUHAN PADA SAAT PUASA yang di tulis oleh dr Muhammad Ali Toha Aseggaf bermanfaat dan menambah khazanah tentang ilmu kesehatan .

Manfaat Berpuasa …

Manfaat berpuasa

Dari beberapa ayat dan hadist tentang puasa, ada 4 dimensi Manfaat berpuasa, yaitu sebagai berikut :
•     Dimensi fisik yaitu peningkatan status kesehatan, sebagaimana yang telah dijelaskan diatas.
•    Dimensi psikologis yaitu penyembuhan penyakit hati. Puasa menghidupkan hati, mengerem nafsu dan menundukkan kecintaan berlebihan terhadap dunia.
•    Dimensi sosial yaitu orang berpuasa akan meningkat solidaritasnya terhadap sesama manusia dan menumbuhkan kepedulian. Kita dipacu untuk menjalankan amal-amal sosial di bulan puasa .
•    Dimensi spiritual : sebagaimana janji Allah ”…agar kalian bertaqwa” yaitu meningkatnya kualitas keimanan dan kedekatan kita kepada Allah SWT sehingga diharapkan akan menjadi orang yang bertaqwa.

Yang sering menjadi pertanyaan apakah ini termasuk pada puasa-puasa sunnah, jawabannya adalah bahwa puasa sunnah bisa menjadi cara memelihara semangat ramadhan kita. Adapun manfaat dimensi fisik dan psikologisnya sudah nyata, sementara manfaat sosial dan spiritualnya lebih menonjol pada bulan ramadhan, meskipun tetap ada manfaatnya pada puasa-puasa sunnah.

Manfaat Berpuasa ini akan terasa apabila puasa dilakukan dengan penuh keimanan dan bersungguh-sungguh. Di sinilah letak perbedaan menjalankan puasa dengan berdiet. Orang yang berdiet hanya mendapatkan keuntungan dimensi fisiknya saja, itupun tidak secara optimal.

Agar puasa dapat memberi manfaat dalam 4 dimensi sekaligus, ada syarat-syaratnya, diantaranya adalah :
a.    Membulatkan niat lillahi ta’ala. Hal  ini adalah untuk meningkatkan berkah Allah atas puasa yang kita lakukan, yang sebagian besarnya belum kita ketahui.
b.    Makan sahur, meningkatkan keberkahan dan menguatkan tubuh kita.
c.    Aktifitas fisik berat seperti olah raga dilakukan menjelang berbuka, untuk menjaga agar tidak terjadi gangguan kesehatan seperti hipoglikemia (kadar gula darah yang rendah).
d.    Mengisi hari-hari dengan ibadah untuk meningkatkan ketulusan, karena ketulusan dalam berpuasa akan memberikan manfaat bagi meningkatnya nilai spiritualitas kita dan mengoptimalkan manfaat puasa bagi penyembuhan penyakit-penyakit hati.
e.    Berbuka dengan yang manis dan tidak berlebihan, hindari makanan yang pedas dan asam, banyak makan buah dan sayur.
f.    Minum air usahakan terpenuhi kebutuhan minimal air putih yaitu 30 cc / kg berat badan / hari, diminum terbagi sejak buka sampai selesai sahur, ini untuk mencegah dehidrasi karena siang hari kita tidak minum . Pada waktu-waktu yang lalu orang usia lanjut dilarang berpuasa karena dikhawatirkan terjadi dehidrasi, akan tetapi berbagai penelitian belakangan ini menunjukan, berpuasa diperbolehkan bagi pasien usia lanjut asalkan tidak mempunyai gangguan fungsi organ-organ vital
g.    Tegakkan Sholat Tarawih, karena sholat tarawih  menggerakkan otot-otot sekitar perut sehingga melancarkan pencernaan, dan melancarkan peredaran darah. Disamping itu sholat tarawih juga menghidupkan hati kita. Sholat tarawih berjamaah meningkatkan solidaritas sosial.

Lebih dari itu ternyata puasa bisa mengobati banyak penyakit. Penyakit yang bisa disembuhkan dengan puasa, antara lain :
•     Penyakit kulit seperti eksim, psoriasis/kulit bersisik
•   Penyakit jantung meliputi penyakit jantung koroner, gangguan irama jantung, dan     arterio sclerosis (kekakuan pembuluh darah nadi)
•    Penyakit metabolic seperti kencing manis, hypercholesterolemia, infeksi hati kronis, asam urat, tekanan darah tinggi
•    Penyakit pencernaan meliputi sariawan, maag kronis dan kekurangan enzim     pencernaan
•    Penyakit ginjal dan saluran kencing seperti gangguan fungsi ginjal, infeksi saluran     kencing dan pembesaran prostat
•    Penyakit Kanker
•    Penuaan dini seperti keriput dan kelemahan otot
•    Penyakit seksual seperti impotensi, ejakulasi dini, hilangnya libido pada wanita,     keputihan kronis, gangguan keseimbangan hormonal

Penyakit–penyakit itu bisa disembuhkan atas ijin Allah SWT, asalkan puasa yang dilakukan sesuai petunjuk diatas dan dibawah pengawasan dokter/thabib yang memahaminya. Penyakit tersebut sebagian besar bisa disembuhkan hanya dengan puasa saja dan sebagian lagi perlu ditambah kombinasi gizi dan ramuan herbal yang telah terbukti manfaatnya . Jika anda bertekad mengobati penyakit dengan menggunakan metode puasa, maka pada awal anda menerapkannya, saya anjurkan dilakukan dalam pengawasan dokter .

Artinya: “wahai sekalian manusia, telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit  dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman” (Qur’an Surah Yunus, 10:57)

Artinya: “Dan Kami turunkan Al Qur’an yang menjadi obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan tidaklah orang-orang yang zalim mendapat sesuatupun darinya kecuali kerugian” (Qur’an Surah Al-Isra’, 17:82)

Semoga artikel Manfaat Berpuasa ini yang di tulis dr Muhammad Ali Toha Aseggaf berguna untuk kita yang sebentar lagi akan berpuasa Romadhon dan sambutlah Romadhon dengan Iman dan Ilmu.