Video tentang: Mengenal Asam urat dalam 3 menit oleh Dr Mohammad Ali toha Assegaf

Video tentang: Mengenal Asam urat dalam 3 menit oleh Dr Mohammad Ali toha Assegaf

 

Diterbitkan tanggal 7 Mar 2016
Mengenal Asam Urat dalam 3 Menit Bersama Dr. Mohammad Ali Toha.

 

Profile Dr Mohammad ALi toha assegaf

Sejak tahun 1989 saya sudah tertarik dengan praktek pengobatan Nabi. Tahun 1992 saya mulai menggunakannya dalam praktek tapi hanya terbatas pada madu, kurma dan air zam zam. Perhatian itu makin intens sejak tahun 1993, dimana saya memperluas pemahaman dan mempraktekkan metode tradisional dalam praktek resmi saya.

Ketertarikan pada pengobatan tradisional dikarenakan pula bahwa saya sebagai dokter yang memahami ilmu pengobatan merasa sangat prihatin karena banyak orang yang melakukan praktek pengobatan tradisional dengan metode yang tidak jelas sehingga merugikan masyarakat. Disamping juga karena saya melihat minat masyarakat modern terhadap pengobatan alamiah makin hari makin meningkat.

Saya mencoba menerapkan metode tersebut secara bertanggungjawab dan ternyata memberi hasil yang cukup mengesankan, ini membuat keyakinan pada diri saya bahwa prinsip kesehatan dan pengobatan akan semakin kaya dan menyejahterakan jika dalam praktek seorang dokter mau memperluas metodenya dengan kedokteran timur.

Pada tahun 1998 saya bekerja di beberapa klinik yang mengobati problem seks pria, dengan menggunakan obat kimia, dengan efek samping yang cukup serius, orang dengan terpaksa menggunakan karena obat-obat tradisional yang banyak dijual hasilnya kurang memuaskan . Sejak saat itu saya tertantang membuat ramuan obat untuk kesehatan reproduksi pria dan hasilnya ternyata juga memuaskan, Mulai saat itu saya merubah mind-set saya terhadap obat tradisional.

Pada tahun 1999 saya mempelajari touch-therapy metode Reiki, yang dalam praktek memberi manfaat pada kasus-kasus psikosomatik . Sejak tahun 1998 saya meneliti dan mengembangkan obat herbal tradisional sampai saat ini sudah ada beberapa formula herbal yang merupakan hasil kajian saya .

Disamping mempelajari herbal, saya mempelajari pula ilmu kedokteran China. Dan rupanya gabungan dari berbagai ilmu pengobatan itu membuat saya yakin bahwa cara berobat akan makin baik jika menggabungkan berbagai metode namun harus dengan cara yang benar, dengan penguasaan yang baik metode campuran ini menurut pengalaman saya sangat bermanfaat dalam menyehatkan masyarakat.

sejak tahun 2003 saya memutuskan untuk fokus hanya menolong pasien-pasien saya dengan obat tradisional (kebanyakan adalah obat tradisional asli Indonesia) dan metode pengobatan tradisional. Khazanah obat tradisional kita sungguh menakjubkan dan layak diapresiasi dengan memanfaatkannya secara proporsional.

Terimakasih telah menonton video ini, semoga membawa manfaat.

Undangan Pengajian Majelis Doa dan Muhasabah “ULIN NUHA” Setiap Sabtu

Undangan Pengajian Majelis Doa dan Muhasabah “ULIN NUHA” Setiap Sabtu

 

Assallamualaikum Warrohmatullohi wabarokattuh

Sedemikian pentingnya doa sehingga Rasulullah SAW mengatakan sebagai ‘sumsumnya’ ibadah. Majelis Doa dan Muhasabah “ULIN NUHA” dibawah bimbingan Ustad dr.Mohammad Ali Toha Assegaf mengundang bapak/ibu , saudara/i untuk mengikuti dzikir-do’a bersama-muhasabah.
Waktu : Sabtu 28 November 2015 Jam 7.30 – 09.00
Tempat: Rumah Sehat Afiat jalan Limo raya ruko griya Cinere II no.18

lebih lanjut silakan hubungi: 021-7530085

KESEHATAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN

KESEHATAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN
oleh: dr. Mohammad Ali Toha Assegaf

Hiruk pikuk persiapan pemilihan capres dan cawapres membuat semua kita sibuk menyaksikan penampilan para calon yang makin dekat tenggat waktu makin semarak. Kita terobsesi melihat tingkah polah para calon yang meningkatkan citranya dengan berbagai cara agar banyak diliput media. Yang menduduki peringkat tertinggi dalam pencitraan ini adalah yang paling sering diliput media. Ada satu hal penting yang luput dari perhatian kita bahwa presiden dan wakil presiden itu harus sehat. Jika mereka tidak sehat maka keputusan-keputusan yang diambilnya bisa jadi tidak tepat dan bahkan bisa merugikan kepentingan bangsa. Saya mencoba menganalisa kesehatan seperti apa sebenarnya yang dibutuhkan jika seseorang menjadi presiden.
A. Fisik :
Banyak test laboratorium dipakai namun yang saya ungkap ini adalah titik yang jarang mendapat perhatian.
1. Berat badan mencukupi:
Caranya harus dihitung dengan rumus : Berat badan dibagi (tinggi badan)2
Contoh seorang pria BB: 70 kg, TB: 170, maka BMI = 70: (1,70)2 , adalah 24,22, ini berarti ada dalam range antara 23-27 berarti yang bersangkutan masuk kategori kegemukan

Kategori BMI untuk Laki-laki
Nilai BMI Kategori
< 17 Kurus
17 – 23 Normal
23 – 27 Kegemukan
> 27 Obesitas

Kategori BMI untuk Perempuan
Nilai BMI Kategori
< 18 Kurus
18 – 25 Normal
25 – 27 Kegemukan
> 27 Obesitas

Sumber : Departemen Kesehatan RI
Seorang Presiden atau Wakil Presiden yang kegemukan mempunyai risiko menderita penyakit metabolik. Demikian pula tubuh yang terlalu kurus menandakan daya tahan tubuh yang rendah terutama dalam beradaptasi perubahan musim dan cuaca, serta perbedaan iklim ketika Presiden atau wakil Presiden berkunjung ke negara dengan kecenderungan iklim berbeda dengan Indonesia.

2. Kadar Hemoglobin
Seorang Presiden atau wakil Presiden yang menderita anemia akan memiliki kemampuan kerja yang rendah. Anemia adalah keadaan kadar hemoglobin kurang dari nilai normal, orang awam menyebutnya kurang darah.

3. Kapasitas aerobik
Seorang presiden harus memiliki kapasitas aerobik yang tinggi karena tugas-tugas kenegaraan yang padat termasuk dalam menjaga kepentingan negara dalam bernegosiasi dengan negara lain dibutuhkan kesehatan yang baik. Sehingga Presiden tidak hanya sekedar hadir dalam berbagai pertemuan namun juga disertai kecerdasan, kewaspadaan dan kecermatan yang tinggi. Ini tidak bisa dilakukan jika sang kepala negara mempunyai kapasitas aerobik yang rendah. Cara mengukur kapasitas aerobik adalah dengan menghitung VO2Max, yaitu mengukur volume maksimal O2 yang diproses oleh tubuh manusia pada saat melakukan kegiatan yang intensif, dinyatakan dalam liter per menit atau milliliter/menit/kg berat badan.
Tingkat Kebugaran dapat diukur dari volume Anda dalam mengkonsumsi oksigen saat latihan pada volume dan kapasitas maksimum.
Kapasitas aerobik menunjukkan kapasitas maksimal oksigen yang dipergunakan oleh tubuh (VO2Max) semakin banyak oksigen yang diserap oleh tubuh menunjukkan semakin baik kinerja otot. VO2Max diukur dalam banyaknya oksigen dalam liter per menit (l/min) atau banyaknya oksigen dalam mililiter per berat badan dalam kilogram per menit (ml/kg/min). Tentu, semakin tinggi VO2 max berarti seseorang akan makin tinggi daya tahan dan staminanya.
Cara mengukur VO2 max dengan melakukan aktivitas lari, bersepeda, mendayung. Cara yang paling umum dilakukan dengan lari di Treadmill, yang bisa diatur kecepatan dari sudut inklinasinya. Lamanya tes harus menjamin terjadinya kerja jantung maksimal. Umumnya berlangsung 6 sampai 12 menit. Pengukuran kapasitas aerobik ini sudah bisa dilakukan dengan menggunakan alat modern dan sudah ada di Indonesia.
Seorang Presiden atau wakil Presiden harus memiliki kapasitas aerobik yang tinggi.
4. Presiden tidak boleh memiliki penyakit metabolik ataupun penyakit kronis yang bisa mengganggu kinerjanya, apalagi penyakit metabolik itu dialami sudah lebih dari 5 tahun.
5. Perlu ada pemeriksaan kecenderungan menderita epilepsi karena sebagian penderita epilepsi, tidak menunjukkan gejala/tanda yang jelas
6. Presiden tidak boleh buta warna
7. Pemeriksaan lain yang sudah sering dilakukan kepada calon Presiden maupun wakil Presiden.

B. Jiwa
Presiden harus menjalani Test Potensi Akademik, menjalani test kecenderungan psikopat, test kemampuan berfikir dan bertindak cepat dalam situasi tertekan dan kemampuan mengendalikan stress.

C. Sosial
Presien dan wakil Presiden harus pula diperiksa riwayat interaksi sosialnya dan perjalanan hidupnya terutama berhubungan adanya kejadian-kejadian traumatis dimasa-masa perkembangan jiwanya yang berhubungan dengan interaksi sosialnya. Presiden dan wakil Presiden harus memiliki kecerdasan sosial (social inteligence) yang tinggi, agar dalam melaksanakan tugasnya beliau menjalankan fungsi melayani kepada rakyat dan bukan dilayani.

D. Spiritual
Presiden dan wakil Presiden harus memiliki kecerdasan spiritual (spiritual inteligence) yang baik yang ditandai dengan sikap selalu menyertakan nilai-nilai keberagamaan secara universal dan bersikap inklusif serta melindungi kepentingan seluruh lapisan baik mayoritas maupun minoritas.

E. Dan lain-lain

Masyarakat harus disadarkan bahwa menjadi Presiden dan juga wakil Presiden Republik Indonesia bukan perkara mudah, tidak cukup hanya popularitas tapi perlu ada rekam jejak yang jelas, karena kita akan menyerahkan negara dengan nilai aset 6000 Trilyun, dengan kekayaan sumberdaya alam yang luar biasa sehingga dikatakan dengan pengelolaan yang baik Indonesia akan menjadi super power pada tahun 2030. Presiden juga mengelola anggaran negara lebih dari 2000 Trilyun per tahun, oleh karena itu berhati-hatilah dalam memilih karena sungguh ini tidak mudah. Banyak kepentingan diri dan kelompok ikut campur disini, ditambah perilaku alat negara yang belum sepenuhnya mendukung kepentingan rakyat. Demikian semoga bermanfaat.