Menjaga Kesehatan Jamaah haji di tanah suci

Menjaga Kesehatan Jamaah haji di tanah suci

Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dalam menjaga kesehatan fisik kita adalah sbb. :

A. Persiapan di Tanah Air :

  • Melakukan olahraga teratur 3 X seminggu dengan waktu kira-kira 30 – 40 menit per kali . Bagi mereka yang tidak sempat biasakanlah mengerjakan segalanya secara aktif.
  • Makan makanan bergizi,kurangi junk food dan perbanyak sayuran dan buah-buahan yang warnanya mencolok .
  • Bagi Jamaah Haji yang mempunyai problem kesehatan hendaknya berkonsultasi dengan dokter yang biasa merawatnya, menyiapkan segala obat yang biasa dimakannya untuk kebutuhan selama di Saudi Arabia, meminta surat pengantar mengenai kondisinya dari dokter yang merawatnya di tanah air untuk dilaporkan kepada petugas kesehatan / dokter . diharapkan pula jamaah membawa obat-obat yang paling dirasakan cocok untuk mengatasi keluhan-keluhan yang sering dialaminya di tanah air .
  • Bersikap terbuka kepada dokter apabila ada penyakit-penyakit yang dideritanya, hal ini untuk memudahkan dokter dalam membantu jamaah agar senantiasa sehat selama menjalankan ibadahnya .
  • Membawa multivitamin dan mineral dan supplement untuk meningkatkan daya tahan tubuh misal : Habbatus sauda’, Echinacea, madu dll.
  • Biasakan istirahat dan tidur cukup, hindari begadang atau aktifitas berlebihan .
  • Menjaga kebersihan diri dan lingkungan .
  • Persiapkan baju penghangat, kain ihram yang tebal (bagi pria), sarung tangan dan kaus kaki yang cukup tebal,krim pelembab kulit,lips conditioner, obat tetes mata, dan masker .
  • Vaksinasi mungkin diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap infeksi sbb.:

Meningitis : Meskipun ada pendapat yang mengatakan bahwa immunisasi meningitis haram karena pembuatannya menggunakan media yang mengandung babi, namun Pemerintah Saudi Arabia mewajibkan untuk seluruh jamaah haji untuk melakukan 1 X sebelum berangkat . Bagi jamaah haji yang belum pernah berhaji rasanya meskipun dengan berat hati tetap harus dilaksanakan, namun bagi haji/umrah yang kedua dan seterusnya, kelihatannya harus sabar menunggu vaksin halal yang akan segera diproduksi oleh Pemerintah kita .

Influenza   : dianjurkan bagi jemaah haji berisiko, yaitu usia lebih dari 60 tahun, penderita penyakit kronis ( penyakit paru,asma,peny. jantung,tek.darah tinggi,kencing manis,ginjal kronis, gangguan kekebalan tubuh ). Dilakukan 1 X pada kira-kira 1-2 bulan sebelum berangkat .

B. Selama di Tanah Suci :

  • Selalu menjaga kondisi agar tetap sehat
  • Minum sekurangnya 30 cc air / kg bb/ per hari dibagi menjadi beberapa kali walaupun tidak merasa haus, untuk mencegah keadaan kekurangan cairan karena meskipun dingin kelembaban udara rendah . Minuman sebaiknya yang hangat agar dapat memperlancar peredaran darah sehingga dapat mengatasi udara dingin .
  • Makanlah makanan bergizi ( daging,telur,sayur,buah ) , dan sebaiknya  minum segelas susu setiap hari .
  • Usahakan tidur 6 – 8 jam sehari .
  • Wajah dan bibir selalu memakai krim pelembab .
  • Masker penutup mulut dan hidung untuk melindungi diri kita dari debu  menjaga kelembaban udara yang terhirup dan mencegah penularan penyakit menular pernapasan .
  • Batasi kegiatan fisik yang tidak perlu atau tidak ada hubungannya dengan kegiatan ibadah haji agar tubuh tetap sehat .
  • Tips untuk menghindari ‘Sengatan dingin’ :

–         Mandi dengan shower air hangat dan jangan berlama-lama di kamar mandi dan jangan banyak menggosok kulit karena dalam udara sangat dingin kulit menjadi sangat sensitif .

–         Lindungi kulit dengan krim / minyak zaitun .

–         Jangan gunakan penghangat langsung ( botol air panas dll.)

–         Pertahankan keadaan tubuh agar tetap dalam kondisi prima .

–         Memakai pakaian yang dapat menghindarkan kita dari paparan udara dingin .

–         Jangan melakukan kegiatan yang tidak perlu diruang terbuka .

–         Hindari merokok, kurangi minum kopi, dan tentu saja hindari alkohol .

–         Jika terkena sengatan dingin segera bungkus dengan penghangat dan konsultasikan ke dokter, jangan menggosok-gosok daerah lesi karena bisa merusak jaringan .

Mengurangi Efek Jet Lag

  • Jet-lag Adalah keadaan tidak nyaman pada tubuh akibat perbedaan waktu yang mengganggu irama sirkadian .
  • Cara menghindari jet lag adalah dengan mencocokkan jam Anda dengan jam Saudi Arabia sejak kita ada dalam pesawat .
  • Mulailah sedikit demi sedikit menggeser waktu tidur Anda menuju waktu tidur malam hari di Saudi Arabia, untuk penyesuaian irama sirkadian .
  • Sempatkan berendam atau mandi air hangat karena ini akan sangat membantu .
  • Efek jet lag ini sangat bervariasi tergantung kepribadian seseorang termasuk kebiasaan tidur . Meskipun tidak diobati, efek ini biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam 2 hari .

3 thoughts on “Menjaga Kesehatan Jamaah haji di tanah suci

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s