MENGATASI SAKIT PENGUNGSI BENCANA

MENGATASI SAKIT PENGUNGSI BENCANA

Pengungsi yang dimaksud disini adalah pengungsi bencana, bisa banjir, gempa bumi, tsunami, tanggul jebol Gunung meletus dll.

Problem kesehatan pengungsi :

Jika kita berhadapan dengan mereka yang ditimpa musibah maka kita perhatikan 4 hal :

–         Kesehatan fisik

–         Kesehatan jiwa

–         Kesehatan sosial

–         Kesehatan spiritual

 

  1. Kesehatan fisik
  • Batuk : jika batuk dengan atau tanpa sakit tenggorokan, minumlah ramuan: ½ sendok serbuk jahe + ½ sendok temulawak + ¼ sendok lengkuas dimasukkan dalam 100 cc air mendidih diaduk rata, diamkan 10-15 menit, disaring, campur 200 cc madu murni, diaduk rata, simpan dan minum 1X sehari @ 1 sendok makan, sebelum sarapan (perut kosong). Ramuan ini juga berguna meningkatkan stamina .
  • Pilek : belimbing buah 100 gram dibuat jus, tanpa es, lalu diminum 2 kali sehari
  • Demam : 20 gram kunyit diparut, diperas, minum airnya sekaligus, ulangi 3 kali sehari sampai panas turun .
  • Asthma : 3 kuntum bunga kenanga kering direbus dalam 200 cc air sampai air tinggal 100 cc, tambahkan 1½ sdk teh madu, diaduk rata, disaring lalu diminum .
  • Sakit perut : ½ jari jahe+ ½ jari kencur, diiris tipis-tipis, dimasak dengan 250 cc air sampai air tinggal separuh, dinginkan, saring, tambah madu secukupnya, minum sekaligus .
  • Diare : 3 jari rimpang kunci pepet diiris tipis-tipis + 1 gelas air direbus api kecil selama 15 menit, disaring, campur madu secukupnya minum sekaligus sampai diare berhenti .
  • Rematik : 1 jari kencur ditumbuk dicampur 1 sendok teh beras, ditambah 1 sendok makan air, dioles ketempat yang sakit, lalu tutup kain .

Jika kita akan menyumbang untuk kebutuhan fisik, maka barang-barang penting yang juga dibutuhkan disamping makanan adalah :

  • Penghangat badan (mantel, tutup kepala, kaus kaki, sarung tangan dan jas hujan),
  • herbal-herbal jahe, temu lawak, lengkuas, kunyit, kencur, jeruk nipis, madu, minyak kayu putih, balsam pala, dan jika mungkin kurma, sebaiknya untuk herbal disediakan bentuk serbuk .
  • Air bersih untuk minum, mandi, cuci, dan istinjak, jika mungkin kamar mandi lapangan untuk membantu pengungsi mandi di tempat yang tertutup .
  • Makanan masak, dan alat-alat masak sederhana .
  • Pendampingan terhadap para pengungsi untuk mengarahkan mereka kepada cara hidup sehat dalam keserba terbatasan .
  • Alas kaki . disiplinkan para pengungsi untuk menjaga kebersihan .
  • Jaga kondisi tubuh dengan makan nasi secukupnya dan istirahat 6,5 jam per hari .

 

  1. Jiwa

Para pengungsi adalah orang-orang yang terguncang jiwanya, banyak masalah yang dihadapi mereka yang datang bersamaan . Jika kita tahu persoalan mereka, kita akan bisa membantunya .

Ada salah satu atau kadang-kadang beberapa masalah yang menimpa mereka :

–         Kehilangan harta

–         Kehilangan orang yang dicintai

–         Keterbatasan makanan – minuman, sarana dan prasarana

–         Berkumpul dengan orang-orang yang sering kali tidak mereka kenal

–         Kehilangan privacy

Terapi : Berikan pendampingan untuk meningkatkan keyakinan firman Allah SWT: ”Karena setelah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan” (Q.S. Al-Inshiroh, 94:5-6). Ajarkan untuk terus membaca surat ini dan meyakini isinya, agar Allah meringankan beban didada .

  1. Sosial

Para pengungsi akan merasa ditinggalkan oleh orang banyak meskipun sebenarnya banyak saudaranya yang memikirkan. Mereka bisa jadi lebih tertutup .

Terapi :

–         tingkatkan kerjasama pengungsi dengan para relawan

–         adakan kegiatan-kegiatan bersama diantara pengungsi, sholat berjamaah dimana imam dipilih dari pengungsi, pengajian dan pembelajaran dan tadabur Alqur’an, agar mereka mampu mengambil hikmah ilahiah dari keadaan mereka .

–         libatkan mereka dalam menyiapkan kebutuhan bersama mereka .

–         ajak mereka bicara tentang rencana mereka kedepan dan berikan harapan-harapan dan bimbingan

 

  1. Spiritual

Bimbingan untuk muroqobah dan muhasabah terus-menerus sampai mereka merasakan kehadiran Allah/ihsan

BERHIDMAT DI IDUL ADHA

BERHIDMAT DI IDUL ADHA

Segala puji bagi Allah yang amat teguh kekuasaanNya, amat jelas bukti – bukti kebenaranNya, terbentang luas kedermawanan dan kemurahanNya, Maha Tinggi kemulianNya, dan Maha Agung kedudukanNya .

Hari ini tanggal 10 Dzulhijjah jutaan ummat Islam diseluruh pelosok negeri mendatangi masjid-masjid dan lapangan-lapangan untuk mengukuhkan kemaha besaran Allah, mengumandangkan takbir dan tahmid dengan hati khusyuk dan tawaadhu’, berharap akan rahmat Allah yang pada pagi ini bergelantungan diatas langit untuk dianugerahkan kepada hamba-hambaNya yang mendapat ridhoNya, yaitu hamba-hambaNya yang membesarkan namaNya . Baca lebih lanjut

Menjaga Kesehatan Jamaah haji di tanah suci

Menjaga Kesehatan Jamaah haji di tanah suci

Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dalam menjaga kesehatan fisik kita adalah sbb. :

A. Persiapan di Tanah Air :

  • Melakukan olahraga teratur 3 X seminggu dengan waktu kira-kira 30 – 40 menit per kali . Bagi mereka yang tidak sempat biasakanlah mengerjakan segalanya secara aktif.
  • Makan makanan bergizi,kurangi junk food dan perbanyak sayuran dan buah-buahan yang warnanya mencolok .
  • Bagi Jamaah Haji yang mempunyai problem kesehatan hendaknya berkonsultasi dengan dokter yang biasa merawatnya, menyiapkan segala obat yang biasa dimakannya untuk kebutuhan selama di Saudi Arabia, meminta surat pengantar mengenai kondisinya dari dokter yang merawatnya di tanah air untuk dilaporkan kepada petugas kesehatan / dokter . diharapkan pula jamaah membawa obat-obat yang paling dirasakan cocok untuk mengatasi keluhan-keluhan yang sering dialaminya di tanah air .
  • Bersikap terbuka kepada dokter apabila ada penyakit-penyakit yang dideritanya, hal ini untuk memudahkan dokter dalam membantu jamaah agar senantiasa sehat selama menjalankan ibadahnya .
  • Membawa multivitamin dan mineral dan supplement untuk meningkatkan daya tahan tubuh misal : Habbatus sauda’, Echinacea, madu dll.
  • Biasakan istirahat dan tidur cukup, hindari begadang atau aktifitas berlebihan .
  • Menjaga kebersihan diri dan lingkungan .
  • Persiapkan baju penghangat, kain ihram yang tebal (bagi pria), sarung tangan dan kaus kaki yang cukup tebal,krim pelembab kulit,lips conditioner, obat tetes mata, dan masker .
  • Vaksinasi mungkin diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap infeksi sbb.:

Meningitis : Meskipun ada pendapat yang mengatakan bahwa immunisasi meningitis haram karena pembuatannya menggunakan media yang mengandung babi, namun Pemerintah Saudi Arabia mewajibkan untuk seluruh jamaah haji untuk melakukan 1 X sebelum berangkat . Bagi jamaah haji yang belum pernah berhaji rasanya meskipun dengan berat hati tetap harus dilaksanakan, namun bagi haji/umrah yang kedua dan seterusnya, kelihatannya harus sabar menunggu vaksin halal yang akan segera diproduksi oleh Pemerintah kita .

Influenza   : dianjurkan bagi jemaah haji berisiko, yaitu usia lebih dari 60 tahun, penderita penyakit kronis ( penyakit paru,asma,peny. jantung,tek.darah tinggi,kencing manis,ginjal kronis, gangguan kekebalan tubuh ). Dilakukan 1 X pada kira-kira 1-2 bulan sebelum berangkat .

B. Selama di Tanah Suci :

  • Selalu menjaga kondisi agar tetap sehat
  • Minum sekurangnya 30 cc air / kg bb/ per hari dibagi menjadi beberapa kali walaupun tidak merasa haus, untuk mencegah keadaan kekurangan cairan karena meskipun dingin kelembaban udara rendah . Minuman sebaiknya yang hangat agar dapat memperlancar peredaran darah sehingga dapat mengatasi udara dingin .
  • Makanlah makanan bergizi ( daging,telur,sayur,buah ) , dan sebaiknya  minum segelas susu setiap hari .
  • Usahakan tidur 6 – 8 jam sehari .
  • Wajah dan bibir selalu memakai krim pelembab .
  • Masker penutup mulut dan hidung untuk melindungi diri kita dari debu  menjaga kelembaban udara yang terhirup dan mencegah penularan penyakit menular pernapasan .
  • Batasi kegiatan fisik yang tidak perlu atau tidak ada hubungannya dengan kegiatan ibadah haji agar tubuh tetap sehat .
  • Tips untuk menghindari ‘Sengatan dingin’ :

–         Mandi dengan shower air hangat dan jangan berlama-lama di kamar mandi dan jangan banyak menggosok kulit karena dalam udara sangat dingin kulit menjadi sangat sensitif .

–         Lindungi kulit dengan krim / minyak zaitun .

–         Jangan gunakan penghangat langsung ( botol air panas dll.)

–         Pertahankan keadaan tubuh agar tetap dalam kondisi prima .

–         Memakai pakaian yang dapat menghindarkan kita dari paparan udara dingin .

–         Jangan melakukan kegiatan yang tidak perlu diruang terbuka .

–         Hindari merokok, kurangi minum kopi, dan tentu saja hindari alkohol .

–         Jika terkena sengatan dingin segera bungkus dengan penghangat dan konsultasikan ke dokter, jangan menggosok-gosok daerah lesi karena bisa merusak jaringan .

Mengurangi Efek Jet Lag

  • Jet-lag Adalah keadaan tidak nyaman pada tubuh akibat perbedaan waktu yang mengganggu irama sirkadian .
  • Cara menghindari jet lag adalah dengan mencocokkan jam Anda dengan jam Saudi Arabia sejak kita ada dalam pesawat .
  • Mulailah sedikit demi sedikit menggeser waktu tidur Anda menuju waktu tidur malam hari di Saudi Arabia, untuk penyesuaian irama sirkadian .
  • Sempatkan berendam atau mandi air hangat karena ini akan sangat membantu .
  • Efek jet lag ini sangat bervariasi tergantung kepribadian seseorang termasuk kebiasaan tidur . Meskipun tidak diobati, efek ini biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam 2 hari .