Obat halal dan Thoyib

OBAT HALAL DAN THOYYIB

I.    Pendahuluan

Pernahkah kita  mendengar orang bicara tentang obat halal dan Thoyib . Jika kita bicara tentang obat maka kita pasti akan ingat sakit, dan sebaliknya jika kita bicara sakit maka kita akan ingat obat . Demikianlah hebatnya kampanye obat oleh perusahaan-perusahaan farmasi, yang ini terjadi di seluruh dunia . Perusahaan farmasi menjadi sangat besar hebat dan bahkan sangat menentukan pergerakan harga saham . Ini semua tidak lain karena mereka berhasil merubah imej masyarakat terhadap obat . Tiba-tiba obat menjadi berkuasa sampai dituhankan, astaghfirullahal ’adhim, Mari perhatikan filosofi Islam tentang sakit . Sakit dalam Islam adalah ujian dari Allah terhadap hambaNya yang dicintaiNya . Dalam hal ini Rasulullah SAW bersabda :

” Sesungguhnya Allah SWT tidak menguji hambaNya kecuali untuk dua hal, yaitu agar dengan ujian itu berguguran dosa-dosanya, atau agar dengan ujian itu dinaikkan derajat ketaqwaannya”.

Hadits ini sangat populer tapi belum banyak disadari dan diamalkan . Jika seorang mukmin mengimani hadits ini maka sakit tak akan membuatnya panik . Dari hadits diatas kita memahami bahwa sakit adalah ujian dan hikmah besar akan didapat sikapi dengan sabar, usaha dan tawakkal .

Lalu jika sakit itu adalah ujian dari Allah, maka tentu akan berhenti sendiri jika si mukmin telah dinyatakan lulus, benarkah? Tidak, Rasul SAW menyarankan :” dan jika engkau sakit, berobatlah”, ini artinya bahwa berobat termasuk amal kebajikan yang dianjurkan oleh Rasul SAW . Berobat juga merupakan amalan yang menunjukkan kesungguhan kita untuk sehat, karena kita yakin bahwa tanpa kesehatan kita tidak akan bisa beramal dan beribadah dengan baik . Akan tetapi Rasulullah SAW mengingatkan kepada kita :” Allah tidak menjadikan barang haram sebagai obat bagi ummatku” .

Subhanallah, sungguh luar biasa ungkapan Rasul SAW, bahwa mengingat sakit adalah ujian bagi ummat Muhammad, dan sesuai anjuran Beliau, kita disuruh berobat, maka Allah tidak akan menyembuhkan penyakit orang mukmin melalui barang yang haram, dan ini sekaligus merupakan petunjuk bahwa Allah menjaga orang mukmin dari menggunakan barang haram, meskipun untuk obat .Jadi penting sekali mengunakan obat halal dan Thoyib.

Jika demikian maka konsep berobat bagi ummat Muhammad SAW adalah mengutamakan menjaga kesehatan, mencegah kesakitan, tetap istiqomah dalam keadaan sakit maupun sehat, bersikap sabar, dan berusaha menjalaninya dengan tetap berhati-hati menjaga nilai-nilai keimanan .

II.    Kepentingan Obat Halal
Kepentingan terhadap obat halal adalah sudah mendesak, karena kita sebagai negara muslim terbesar didunia dengan jumlah penduduk muslim lebih dari 160 juta (sensus penduduk: 2004), dengan potensi alam yang kaya, maka rasanya sudah hampir tidak ada lagi istilah keadaan darurat dalam menggunakan obat haram . Seberapa parah keadaannya ?

i.    perusahaan obat sama sekali tidak peduli terhadap kehalalan obat . mereka menganggap yang tidak mengandung babi pasti halal .
ii.    dokter atau petugas kesehatan tidak pernah menanyakan kehalalan obat, karena mereka beranggapan penggunaan obat tidak perlu mempertanyakan kehalalannya .
iii.    masyarakat tidak peduli terhadap obat halal karena mereka merasa ingin segera lepas dari penderitaannya, dan persoalan kehalalan obat tidak dianggap sebagai masalah penting
iv.    Pemerintah tidak menaruh perhatian cukup terhadap obat halal karena mereka baru pada tahap berusaha memenuhi ketersediaan obat
v.    Iklan obat dilakukan dengan promosi yang berlebih-lebihan, tidak mendidik, meracuni dan bahkan terkesan menipu .
Pertanyaan selanjutnya adalah kenapa kehalalan obat dipersoalkan sementara masih banyak makanan yang tidak halal dapat masuk ke masyarakat dan dikonsumsi oleh kaum muslimin ?
Jawabannya adalah tidak sulit . Kita dapat dengan mudah menghindari makanan yang syubhat, tapi cobalah perhatikan hal-hal dibawah ini :

a.    Seorang pasien tidak akan mampu berpikir terlalu lama untuk menerima obat yang diberikan oleh dokter, sehingga obat apapun yang diresepkan akan dibeli ke apotik untuk segera diminum demi mengurangi penderitaannya .
b.    Seorang dokter tidak akan menawarkan alternatif obat yang diberikan, biasanya dokter langsung memberikan obatnya tanpa meminta pertimbangan dari aspek lain kecuali aspek harganya .
c.    Pada keadaan pasien tidak sadar dan dirawat diruang rawat intensif (ICU/ICCU) dengan kondisinya yang lemah/tak berdaya sehingga apapun yang diberikan secara otomatis akan masuk kedalam tubuhnya .
d.    Tidak adanya kesadaran tentang kehalalan obat membuat ribuan pasien Muslim yang dirawat dirumah sakit-rumah sakit keagamaan non Islam maupun dirumah sakit umum diperlakukan sama dengan pemeluk agama lain dalam pemberian obat .
e.    Banyaknya obat-obat bebas membuat orang minum obat sesuka hati dan tentu saja kehalalan obat tidak menjadi pertimbangan .
f.    Banyak praktek pengobatan alternatif yang dikatakan terbuat dari bahan alami sering kali disalah artikan seolah-olah semua bahan alami itu halal, padahal banyak produk hewani yang tidak halal namun dipakai sebagai obat tradisional .

Bahkan metode pengobatan tidak menjadi pertimbangan apakah metode yang dipakai sesuai dengan nilai-nilai keIslaman atau tidak, masyarakat berani mengambil langkah meskipun dengan risiko syirik, hal ini karena kurangnya pemahaman tentang hal-hal tersebut diatas .
Oleh karena itu kampanye obat halal lebih mendesak dibandingkan kampanye makanan halal .

III.    Permasalahan Yang Dihadapi
a.    Pemahaman masyarakat yang salah kaprah
1.    semua penyakit penyelesaiannya hanya dengan minum obat, pemahaman ini menyebabkan orang datang ke dokter untuk mendapatkan obat .
2.    obat paten lebih baik dari obat generik
3.    semua obat tidak perlu diketahui kehalalannya karena penggunaannya adalah dalam keadaan darurat .
4.    anggapan bahwa obat adalah yang dijual di apotik, menyebabkan pengertian yang salah tentang bagaimana menyembuhkan kesakitan, dan menyepelekan obat-obat alami .
5.    bahwa pengobatan alternatif beserta obat-obat tradisional hanya perlu dimanfaatkan bila pengobatan konvensional telah dinyatakan gagal oleh dokter .

Semoga artikel yang berjudul Obat halal dan Thoyib yang di tulis dr. Muhammad Ali Toha Aseggaf bermanfaat.Karena artikel ini cukup panjang akan kami terbitkan dalam dua postingan…

Bersambung ……

17 thoughts on “Obat halal dan Thoyib

  1. Yth. Teman2 netter.

    Yang ini sepertinya boleh dicoba tuh!!!!!!
    Daripada Abu Hurairah, beliau pernah mendengar Rasulullah saw bersabda:
    “Pada Habbatussawda’ terdapat obat bagi segala jenis penyakit kecuali Al-Sam (maut)”.

    HABATUSSAWDA/BLACK CUMMIN BIO NIGEL
    Halal LP POM MUI No.031300060806

    Informasi menarik bagi teman2 yang ingin memperoleh produk habatussawda kualitas terbaik untuk penyembuhan secara alami bagi banyak penyakit, dan ingin memanfaatkan peluang bisnisnya dengan modal pas-pasan dan peluang penghasilan yang sangat baik serta mudah dijalankan, ada di indonetwork.com.

    Disini Anda akan diperkenalkan dengan produk berkualitas baik dengan harga yang terjangkau sampai ke lapisan masyarakat bawah, sangat dibutuhkan, dan repeat order selama ini cukup tinggi.

    Produk ini dipasarkan dengan harga yang sudah terbentuk di masyarakat (Rp 150.000,- = 1 botol @ 60 softgell 500mg, atau Rp 210.000,- = 2 botol @ 60 softgell 500mg) dan didukung dengan sistem profit sharing yang sangat menjanjikan bagi pelanggannya. (tanpa dinaikkan harganya dari harga pasar yang sudah terbentuk).

    Silahkan kunjungi saja web supportnya di :
    http://www.ss-indonetwork.com/?id=jarwo atau
    hubungi melalui sms ke 021 91719495, 081310104072

    Kami tunggu responnya, dan terima kasih.
    omyosa-jakarta selatan

  2. Tentunya meminum obat yang halal adalah sebuah kewajiban bila memang sakit. Alhamdulillah aku jarang sakit.paling2 sakit perasaan , he he he. kalo sakit perasaan obatnya apa ya.

  3. Halal dan Thoyib adalah dua kaidah yang harus selalu kita jadikan barometer memilah dan memilih obat-obatan…

  4. Ping-balik: Obat Halal dan Thoyib « Rumah-sehat afiat's Blog

  5. Ping-balik: Problem Reproduksi Pria « Rumah-sehat afiat's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s