ANDROPAUSE

ANDROPAUSE

Andropause adalah kondisi dengan gejala dan tanda mirip menopause tapi terjadi pada pria dalam usia diatas tengah baya . adapun asal katanya dari andro yang berarti pria dan pause yang berarti penghentian/berhenti . Berbeda dengan menopause yang terjadi mendadak, pada pria penurunan produksi spermatozoa, hormon testosteron dan hormon-hormon lain terjadi perlahan-lahan . Untuk mencegah efek andropause yang akan dirasakan secara drastis oleh seseorang, kita perlu memperhatikan bagaimana mekanisme terjadinya andropause .

Sesuai perkembangan usia seorang pria akan menurun fungsi reproduksinya. Hal ini mengakibatkan penurunan kadar hormon testosteron sampai dibawah angka normal .

Pada andropause hormon yang mengalami penurunan adalah hormon DHEA, melatonin growth hormone dan Insulin-like growth factors (IGFs) .

Andropause juga disebut adrenopause karena adanya defisiensi DHEA, somatopause karena disfisiensi IGFs maupun growth hormone, juga disebut PADAM (Partial Androgen Deficiency in Aging Male), climacterium pada pria dll.

Adapun gejala dan tanda andropause adalah:

–         tubuh terasa panas, berkeringat banyak, mudah lelah

–         Insomnia, gelisah, takut, depresi, hilang rasa percaya diri.

–         Menurunnya kekuatan dan masa otot, rambut rontok, penumpukan lemak pada perut, osteoporosis

–         Gangguan seksual, libido menurun, kualitas orgasme menurun, impotensi, kemmpuan ejakulasi menurun, volume ejakulasi berkurang, dll.

Gejala-gejala ini biasanya mulai muncul pada usia sekitar 50-60 tahun .

Memang perubahan hormonal dan biokimiawi alin dalam tubuh akan terjadi pada diri siapapun dan nampaknya itu merupakan sunnatullah namun tidak semua pria mengalami andropause .

Penurunan kemampuan reproduksi yang terjadi secara perlahan ini sering kali tidak menimbulkan gejala, keluhan baru akan timbul jika ada penyebab lain yang mempercepat penurunan hormon testosteron dan hormon-hormon lainnya antara lain :

  1. Faktor lingkungan
    1. fisik : bahan kimia pertanian, pabrik dan rumah tangga, yang intinya dominasi radikal bebas.
    2. Psikis : lingkungan yang tidak erotis, kebisingan, perasaan tidak nyaman .
  1. Faktor Organik

Yaitu penyakit-penyakit yang dapat mempercepat penurunan hormon testosteron dan hormon lainnya, kencing manis, varicocele, infeksi prostat, obesitas, hiperkolesterol, atrofi testis, dll.

  1. Faktor psikogenik

Mendiagnosis adanya andropause adalah dengan melakukan pemeriksaan-pemeriksaan laboratorium, perubahan mental dikonfirmasi dengan pemeriksaan psikologik, dan perubahan tingkah laku dikonfirmasikan kepada keluarga atau teman kerja .

Bagian geriatri Universitas St.Louis Amerika Serikat membuat 10 pertanyaan berdasarkan keluhan yang sering dirasakan oleh penderita . Pertanyaan tersebut yaitu :

  1. Apakah libido atau dorongan seksual anda menurun ?
  2. Apakah anda merasa lemas atau kurang bertenaga ?
  3. Apakah daya tahan dan kekuatan fisik anda menurun ?
  4. Apakah tinggi badan anda berkurang ?
  5. Apakah anda merasakan kenikmatan hidup menurun ?
  6. Apakah anda sering merasa kesal dan cepat marah ?
  7. Apakah ereksi anda kurang kuat ?
  8. Apakah anda merasakan penurunan kemampuan berolah raga ?
  9. Apakah anda sering mengantuk dan tertidur sesudah makan malam ?
  10. Apakah anda merasakan adanya penurunan prestasi kerja ?

Jika nomer 1 dan 7 jawabannya Ya, atau ada 3 pertanyaan yang dijawab Ya, maka kemungkinan besar pria tersebut mengalami andropause .

Disamping itu kadang-kadang ada keluhan lain :

–         rasa sumpek, maupun cemas

–         perubahan tingkah laku yang ganjil, atau perubahan mental psikologik yang tidak jelas .

Pencegahan dan Penanganan Andropause :

  • Pola hidup sehat : jaga makanan, olah raga rutin, penuhi kebutuhan minum
  • Tingkatkan rasa syukur – ikhlas – sabar .
  • Perbanyak amalan sholat sunnah, sholat tahajjud, puasa sunnah .
  • Pengobatan dengan sulih hormon terutama testosteron, namun pemberian hormon testosteron mengandung risiko kemungkinan munculnya kanker prostat , sehingga sebelum pengobatan hormonal harus dilakukan pemeriksaan colok dubur untuk mengetahui apakah ada pembesaran prostat, dan memeriksa kadar PSA yang diulang setiap 3 bulan .
  • Telah dibuat obat herbal yang bisa membantu mengatasi masalah ini dengan aman yaitu PROPOTEN  yang merupakan ramuan saya untuk mengatasi berbagai masalah pria .

21 thoughts on “ANDROPAUSE

  1. Aku baru tau loh tentang adropause ternyata banyak ya Istilah kesehatan yang belom diketahui , Semoga blog ini tetap eksisya .
    Terima kasih Infonya ,semoga tetap sukses Bersama Rumah Sehatnya

  2. saya baru tau kalo laki-laki ternyata juga bisa ngalamin hal semacam menopause pada wanita… Tq infonya pak. Salam kenal. Mampir2 ke blog saya ya.. Ditunggu lo…

  3. Salam kenal! Saya dari team Kumpulbagi.
    Jika Anda mau share dan download files/infos ttg kesehatan dengan gampang kunjungi page kami di: http://www.kumpulbagi.com
    Semuanya gratis, cepat dan tanpa limitasi. Anda bisa upload sebanyak files (audio, video, pdf, jpg, dll.), membuat koleksi berkas dan bagikan dengan lainya.
    Coba servis kami tanpa registrasi:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s