Menangulangi Sifat Feminim pada Pria

Menangulangi Sifat Feminim pada Pria


Rubrik Sehat-Islami
Diasuh Oleh: Dr Moh Ali Toha Assegaf
Penanggungjawab Rumah Sehat Afiat dan Pengkaji Kedokteran Nabi

Assalamu’alaikum wr wb

Dokter, saya seorang laki-laki berumur 28 tahun. Waktu kecil saya suka bergaul dengan anak perempuan, bahkan seringkali saya berpenampilan seperti perempuan. Akibatnya, sampai saat ini, sebagai laki-laki saya merasa kurang “greng.”

Saya cenderung lebih suka pada laki-laki. Sejak umur 13 tahun saya sering melakukan onani dan itu terus berlanjut sampai sekarang. Biasanya saya membayangkannya dengan laki-laki. Saat ini, saya sudah memiliki calon istri. Saya akan segera menikah untuk keluar dari masalah ini.

Di benak saya sering muncul pikiran, Tuhan tidak adil karena menciptakan saya dalam keadaan seperti ini. Saya seringkali merasa iri dengan teman-teman yang terlahir normal dan hidup bahagia dengan keluarganya. Keadaan ini membuat saya minder sehingga seringkali aktivitas terhambat.

1. Bagaimana mengatasi masalah ini?
2. Adakah obat atau terapi yang bisa saya lakukan untuk mengatasinya?
3. Apakah kelainan saya ini bisa disembuhkan?
4. Jika kelak saya sudah menikah, bisakah saya menunaikan peran sebagai suami secara biologis? Apakah saya bisa punya anak karena sering onani? Saya takut tidak bisa membahagiakan istri saya.

Atas jawaban dan bantuannya, saya ucapkan jazakumullah khairan.

NN, Surabaya

Wa’alaikumussalam wr wb

Semoga Allah SWT mencurahkan rahmat-Nya yang tidak henti-hentinya kepada kita sekalian. Shalawat dan salam kepada junjungan kita, Nabi Muhammad saw. Saudaraku, banyak pertanyaan yang Anda sampaikan yang di baliknya banyak pula mengandung harapan. Allah SWT melihat kita dan mengetahui hati kita. Allah akan memudahkan setiap orang yang berkehendak baik. Dalam sebuah hadits qudsi Allah berfirman, ”Apabila hamba-Ku datang kepada-Ku dengan berjalan maka Aku akan mendatanginya dengan berlari.”

Jika Anda ingin kebenaran maka atas kuasa Allah tidak ada yang tidak mungkin. Baiklah saya jawab pertanyaannya.

1. Cara mengatasi masalah Anda adalah meningkatkan pergaulan dengan pria yang shalih sebanyak-banyaknya. Sebab, bergaul dengan orang shalih akan membuahkan keshalihan.  Perbanyaklah mengkaji al-Qur’an, bangunlah bertahajjud pada malam hari sekitar pukul tiga dini hari, lalu mintalah pertolongan Allah. Bacalah sejarah perjuangan para sahabat agar ghirah (semangat) keislaman Anda selalu ada. Semua hal yang berhubungan dengan seks selalu dimulai dengan khayalan-khayalan. Karena itu,  giatkan diri Anda dengan amalan-amalan shalih. Insya Allah Anda akan terbantu secara perlahan-lahan menuju pola hidup normal.
2. Terapinya seperti yang saya sampaikan di atas.
3. Kalau saya ditanya tentang kesembuhan Anda, maka jawabnya adalah tergantung pada diri Anda sendiri. Dengan memaksakan diri menekan hawa nafsu, maka nafsu akan terkendali. Para ulama mengajarkan agar kita pandai menekan paksa nafsu kita karena nafsu harus ditekan paksa. Jika tidak, pasti tak akan tunduk. Pada mulanya, Anda akan ‘berperang’ melawan diri Anda. Dengan keberanian melawan disertai memohon pertolongan Allah, kita akan bisa menaklukkannya. Persis seperti melaksanakan puasa sunnah, dimana orang lain tidak melakukannya. Mula-mula akan terasa berat, tapi kemudiannya akan berjalan dengan nikmat.
4. Saya yakin Anda bisa memuaskan istri Anda dan akan mempunyai anak atas izin Allah. Tapi perlu jihad melawan nafsu yang tidak wajar itu. Dekatkan diri kepada Allah dengan banyak-banyaklah membaca: Rabbi a’udzubika min hamaazaatisy-syayaathin wa a’udzubika rabbiy ay-yahdhurun, agar dijauhkan dari bisikan syetan dan kehadirannya.

Demikianlah saudaraku. Dalam setiap perjuangan dibutuhkan kegigihan. Dalam setiap kegigihan pasti ada jalan. Orang beriman pantang berputus asa karena pada suatu titik dimana seseorang mencapai batas maksimal kemampuannya, Allah pasti akan menolongnya. Percayalah. Wallahu a’alam bish-shawab.

Semoga Tulisan tentang Menangulangi Sifat Feminim pada Pria bermanfaat

terima kasih

*Pengasuh Rubrik Sehat ISlami di Majalah Sabili

About these ads

26 thoughts on “Menangulangi Sifat Feminim pada Pria

  1. Ping-balik: Tweets that mention Menangulangi Sifat Feminim pada Pria « Rumah-sehat afiat's Blog -- Topsy.com

  2. saya pikir ini masalah kejiwaan saja, pada dasarnya Tuhan hanya menciptakan Lelaki dan Perempuan, dan tidak ada ke duanya. Lelaki dengan jiwa perempuan (banci) atau perempuan dengan jiwa lelaki (tomboy)
    kalau Anda memang merasa perempuan, kenapa ga spt di Thailand mereka pada operasi kelamin, spt dorce mungkin dengan begitu hidup Anda lebih bahagia

  3. Saya punya beberapa teman dengan kecenderungan seperti ini. Yang menjadi penyebab yang saya sempat ketahui dari mereka antara lain :
    1. Pernah trauma dengan tindakan sang ayah.
    2. Dari kecil terbiasa bermain dengan anak perempuan.
    Di antara mereka ada yang kemudian hidup berkeluarga dengan normal, tetapi sampai sekarang ada juga yang malah menjadi penyuka sesama jenis.
    Saya rasa solusi yang ditawarkan bagus untuk dipraktekkan.

    salam

  4. Assalaamu’alaikum

    Maaf sahabat kerana baru sempat untuk berkunjung. BW mana yang sempat dahulu.Masih dihambat masa dengah tugas yang membukit walau di hujung pekan.

    Mudahan usaha yang ingin dicapai oleh pemuda di atas akan mencapai jalan keluarnya. saya setuju bahawa perubahan itu bergantung kepada diri sendiri. Orang lain sekadar memberi saran dan nasihat. kekuatan iman dan kemantapan peribadi akan menunjangi kejayaan tersebut.

    Salam mesra dari Sarawak, Malaysia.

  5. Tapi kalo saya kumpul ma cowok2,yang ada bukan malah jadi jantan,tapi saya malah suka n cinta ma dia dan ingin melakukan sex bersama cowok tadi,itu gimana

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s